Sebanyak 2.997 Bumil Kota Bogor Mulai Divaksin Yang Tersebar Di 25 Puskesmas.

  • Whatsapp

Sanga.id. Pemerintah Kota ( Pemkot ) Bogor secara serentak memberikan vaksin pertama kepada 2.997 ibu hamil yang tersebar di 25 Puskesmas sampai dengan tanggal 21 Agustus 2021

Walikota Bogor Bima Arya memantau langsung proses vaksinasi bagi para ibu hamil di Puskesmas Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal. Sesudah divaksin, Bima Arya juga membagikan sembako kepada para ibu hamil yang sudah menjalani vaksinasi.

“Pagi ini saya dampingi rombongan ibu hamil di Puskesmas Kedung Badak untuk vaksin dosis pertama. Ada yang datang sendiri, ada yang diantar oleh suami, anak, sampai mertuanya,”ungkapnya.

Lebih lanjut Bima mengatakan bahwa ibu hamil harus divaksinasi untuk mengurangi risiko terpapar, karena berisiko tinggi dan berpotensi mengalami gejala berat.

Baca Juga  Kecamatan Bosel Dan Bogut Kota Bogor Tahun Depan Akan Mempunyai GOR

“Alhamdulillah saat ini capaian vaksinasi di Kota Bogor sudah mencapai 50 persen. Insya Allah ini kita terus bergerak untuk menjangkau semua target,”terangnya.

Sementara itu menurut Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Siti Robiah Mubarokah menambahkan, ada target 19.238 ibu hamil yang akan divaksin. Sebanyak 2.997 ibu hamil akan disuntik pada bulan ini.

“Sebenarnya Kota Bogor ada 19.238 target ibu hamil yang akan disuntik. Di bulan ini 2.997 baru ibu hamil. Sementara disini di Kelurahan Kedung Badak ada 82 orang. Untuk besokĀ  Di Kelurahan Kedung Jaya dan Kedung Waringin ada 80 orang. Ini erentak di 25 puskesmas se-Kota Bogor,” kata Siti Robiah, saat Puskesmas Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga  Demi kesehatan Warganya, Camat Botim Rena Gencarkan Vaksinasi di 6 Kelurahan.

Bagi ibu hamil yang kandungannya berusia 14 sampai 33 minggu sambung Siti tidak perlu ada rujukan khusus. Selama, ibu hamil tersebut tidak memiliki komorbid atau riwayat penyakit jantung, diabetes, atau yang perlu dikonsultasikan maka boleh divaksinasi.

“Mereka bisa langsung datang, karena sudah didata para kader di wilayah. Puskesmas sebelumnya memang sudah melakukan pendataan ibu hamil usia 14-33 minggu pada bulan Agustus ini dan dari data ada 2.997 ibu hamil bulan ini,”pungkasnya. (*)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *