Wartawan RRI Kaimana Dianiaya, PWI Desak Polisi Ungkap Pelaku dan Diproses Hukum

PWI

SANGA.ID. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan lima Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap wartawan RRI di Kaimana. PWI mendesak Kepolisian untuk segera mengungkap pelaku dan diproses hukum

“Kami mengecam tindakan penganiayaan terhadap kawan kami Lukas Murai, yang merupakan wartawan RRI yang bertugas di Kaimana,” kata Ketua PWI Papua Barat, Bustam melalui keterangan pers yang diterima, Jumat (12/4/2024).

PWI

Dari keterangan Ketua PWI Kaimana,dijelaskan bahwa wartawan RRI Lukas Murai saat itu baru saja pulang dari rumah keluarga dan hendak kembali ke rumahnya di daerah Airport Utarum Kaimana, namun melihat ada warga yang ditahan di jalan, ia pun berhenti. Dan hendak menanyakan apa yang terjadi. Kelima orang itu kemudian mendekatinya. Ia pun mengaku sebagai wartawan. Dibuktikan dengan menunjukkan kartu persnya.  Namun tak juga dihiraukan,tendangan ke arah Lukas pun dilayangkan ke wajahnya. Hingga darah bercucuran.

Baca Juga  Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Lakukan Fish Biodiversity Assesment Di Bendungan Caringin Cisolok

Kasus ini masuk kategori kasus kekerasan terhadap wartawan, karena yang bersangkutan saat melintas, melihat ada warga yang ditahan. Ia pun hendak meliputnya. Pengroyokan dinilai telah melanggar Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999 pasal 18 ayat 1.

Bustam juga mengatakan, tersangka penganiayaan bisa dijerat Undang-Undang KUHPidana dan meminta kasus ini mendapat perhatian serius dari Polres Kaimana, kelima pelaku harus ditangkap. Dan diproses hukum.

Desak Polres Kaimana Usut Tuntas

Pos terkait