Dikira Razia Ganjil Genap, Ternyata Petugas Tawari Vaksinasi Gratis Bagi Pengendara

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, razia vaksin ini merupakan bagian dari Gerai Vaksinasi Presisi dengan targetkan 1.000 vaksin setiap hari, baik untuk warga yang berada di zona merah maupun menyasar pengendara yang melintas, termasuk sopir angkutan.

“Komitmen kami untuk mendukung program vaksinasi ini bersama Pemkot Bogor itu terus kita dorong supaya bisa mengejar capaian vaksinasi. Ini targeted untuk RW Zona Merah, kemudian apabila sebelum jam 12 masih ada sisa, kita lakukan razia untuk warga Kota Bogor untuk melaksanakan vaksin. Yang penting bawa KTP, ata KK untuk yang dibawah 18 tahun. Kemudian kalaupun dia tidak bawa, minimal difoto orang rumah,” jelas Susatyo.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Bogor Menghadiri Kegiatan Evaluasi P2WKSS tingkat Jawa Barat

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengapresiasi langkah jajaran Polresta Bogor Kota dalam menyukseskan program vaksinasi di Kota Bogor. “Sekarang itu sistem administrasinya sudah baik. Jadi yang penting ada identitas warga, tinggal di mana, nomor kontak, langsung bisa melakukan vaksin. Dicatat dan kemudian ada notifikasi 28 hari vaksin lagi (dosis kedua),” kata Bima.

Pos terkait