“Awalnya 7 ribu per hari warga bisa divaksin, terus kami tingkatkan menjadi 15 ribu per hari. Jika pada September tuntas semua, maka Kota Bogor akan jauh lebih aman,” harap Bima.
Pada kesempatan tersebut, Bima Arya menyampaikan perkembangan terbaru data terkait penanganan Covid-19 di Kota Bogor yang menunjukkan tren yang membaik, diantaranya angka ketersediaan tempat tidur isolasi (bed occupancy ratio/BOR) di rumah sakit pada awal penerapan PPKM menunjukkan 85 persen tapi sekarang sudah 65 persen dan tingkat kesembuhan juga meningkat.
“Tapi kondisi ini belum bisa dikatakan aman terkendali. Kita masih harus terus waspada karena kita berhadapan varian delta yang lebih cepat menular. Bagi orang yang sudah di vaksin dampak dari penularan varian delta tidak terlalu dahsyat beda halnya jika belum di vaksin ditambah memiliki komorbid, dampaknya bisa fatal,” ungkap Bima Arya.
Di tempat yang sama, Ketua KNPI Kota Bogor Sapta Bela Alfaraby menyampaikan saat ini jumlah relawan yang terlibat kurang lebih ada 176 relawan, masing masing 36 di Bogor Selatan, 13 di Bogor Utara, 42 di Bogor Barat, 33 di Bogor Tengah, 22 di Bogor Timur dan di Tanah Sareal.








