Untuk itu semua, Dedie mewakili Pemkot Bogor juga tak lupa mengapresiasi dukungan dari PT KAI, PT KCI, dan secara umum kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Instansi terkait itu, kemudian diharapkan mampu memanfaatkan akses yang sudah dibangun nanti.
“Sehingga nanti mungkin muka dari stasiun bisa dikembalikan seperti sejak perencanaan zaman Belanda ke arah area Jalan Dewi Sartika. Termasuk juga Bogor sebagai salah satu kota di Asia yang pertama kali dijadikan oleh Belanda sebagai Green City itu bisa terlaksana. Jadi history-nya tidak lepas,” katanya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih menambahkan, ada empat zona dalam pembangunan di kawasan itu. Yakni zona botani, olahraga, plaza, dan juga rohani.








