Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Bima Arya Kumpulkan Kepala Sekolah dan Ketua OSIS

“Orangtua menginformasikan kepada sekolah, sekolah kemudian melakukan tracing, kontak erat dan dilakukan swab semuanya. Kalau satu orang saja tidak terinfo, tidak terdeteksi, jika dibiarkan bisa timbul dan meledak satu klaster. Kalau itu terjadi sekolah tersebut akan kembali ditutup dalam jangka waktu yang kita tidak bisa prediksi,” bebernya.

Satgas Covid-19 Kota Bogor juga akan melakukan patroli ke sekolah-sekolah untuk memastikan semua prosedur berjalan dengan baik. “Nanti saya tugaskan Kadisdik, Pak Asisten, para direktur vaksin yang merupakan pimpinan OPD dibantu TNI/Polri juga akan fokus kepada sekolah. Dipilih jam yang rawan. Dipastikan untuk mengawasi kondisi prokesnya, sistemnya di setiap sekolah, kemudian nanti bubar sekolah sesuai dengan prokes,” jelas Bima.

Baca Juga  Mentan Dorong Pangan Lokal Masuk Pasar Ekspor

Bima Arya juga meminta Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk melakukan swab antigen rutin minimal seminggu sekali. Selain aspek protokol kesehatan, sekolah juga harus memastikan kondisi fisik bangunan sekolah.

Pos terkait