Di tempat yang sama, Kabid Pembangunan Kebinamargaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Dadan Hamdani mengatakan, pihaknya akan terus mengebut pengerjaan jembatan tersebut meski ada beberapa kendala di lapangan.
“Kendala yang pertama ada utilitas. Jadi pada kedalaman dua meter banyak utilitas Telkom, Listrik, PDAM, dan lainnya sehingga saat dilakukan penggalian dengan beko harus dipindahkan dulu. Kedua, tanah dibawah memang labil, dan sempat longsor. Ketiga, lokasi kerja sempit, memutar alat kurang bebas saat melakukan manuver,” bebernya.








