Atang lalu mencontohkan penerapan masjid sebagai solusi permasalahan masyarakat seperti kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di awal masa pandemik.
“Masjid bisa menyediakan fasilitas akses internet sehingga anak-anak di sekitar bisa belajar tanpa harus memikirkan kuota data. Apalagi tidak semua lapisan masyarakat bisa mengalokasikan anggaran rumah tangga untuk membeli pulsa internet, dan di sinilah masjid mengambil peran. Seusai PJJ, mereka bisa dididik agama dan akrab dengan masjid”, jelasnya
Sebagai Ketua DPRD, tuturnya, Atang mengaku banyak sekali menerima aduan-aduan masyarakat baik dari individu maupun LSM mengenai berbagai permasalahan di kota Bogor khususnya remaja dan pelajar. Persoalan-persoalan tersebut sebenarnya lebih bisa diatasi apabila pemberdayaan masjid sebagai pusat pendidikan karakter di lingkungan warga bisa lebih dioptimalkan lagi.








