Sedangkan untuk kolaborasi, peran Pemerintah menurut Atang sangatlah penting. Dimana ketersediaan air bersih, listrik, akses jalan, akses internet, dan transportasi akan membuat homestay bisa survive. Di sisi lain, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan perlu memperbanyak kalender kegiatan wisata.
“Kalender kegiatan tidak harus fokus pada kegiatan tourism. Kota Bogor dikenal sebagai kota pendidikan dan kota riset. Jadi, kalender tahunan bisa berupa kegiatan atraksi wisata, budaya, seminar atau simposium ilmiah, temu peneliti, lomba olahraga, dan berbagai kegiatan lainnya,” jelas Atang.








