Di sisi lain kata dia, seringkali semua lupa bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah bukan hanya untuk mempercantik atau menata kota dan bukan sebatas infrastruktur. Namun, membangun pada hakikatnya adalah mempersiapkan generasi.
“Ini yang sering semua pihak lupa. Percuma bangun banyak infrastruktur jika tidak diimbangi dalam mempersiapkan manusianya untuk merawat, menjaga dan mengembangkannya. Sejarah dunia mencatat, banyak kota dan negara di dunia yang memiliki peradaban tinggi, dibangun ratusan tahun dengan teknologi yang canggih, hancur dalam sekejap karena manusianya tidak dipersiapkan, karena konflik berbagai macam kepentingan. Jadi penting untuk membangun manusianya,” tegas Bima Arya.
Bima Arya berpandangan, pendidikan sejatinya tidak hanya membangun dan mempersiapkan generasi muda yang hanya cerdas secara keilmuan dan sehat raganya, tetapi juga untuk membangun jiwanya, bukan hanya duniawinya tetapi juga ukhrawinya.
Fasilitas Sport Center yang dibangun, diyakininya mampu membuat para siswa akan lebih sehat raganya sehingga mendukung dalam menumbuhkan semangat untuk belajar. Pada saatnya nanti menjadi generasi muda yang akan menggantikan peran para generasi yang ada saat ini untuk mengelola kota, memimpin negara dan memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara.








