Bima Arya meyakini HIPMI sudah bisa mengintip peluang-peluang itu, baik di industri kreatif, perfilman, start up dan sebagainya bukan hanya kuliner.
“PEN Rp 30 Miliar di Suryakencana Insya Allah ada hasil dan manfaatnya tapi harus dijemput. Kita sedang merancang bagaimana pengembangannya setelah penataannya selesai, seperti apa konsepnya di sana saya perlu masukan juga. Kemarin saya undang Grab, Go Food dan sebagainya untuk memproyeksikan Suryakencana sebagai tempat yang sangat strategis bagi online trading ketika parkirnya masih ribet,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot Bogor tengah mengembangkan Situ Gede, Ciharashas Mulyaharja dan beberapa titik lainnya. Kemudian program Buy The Service (BTS) akan terus berlanjut, sampai akhir tahun ini ada 49 bus menggantikan 147 angkot.
“Tahun depan Insya Allah ada ratusan bus akan masuk dan 2 tahun lagi kalau lancar trem akan mulai groundbreaking di kota Bogor. Itu adalah rencana-rencana besar yang bisa diantisipasi bersama,” katanya.
Bima Arya berharap di acara Muscab V HIPMI Kota Bogor bisa melanjutkan pengkaderan dan meningkatkan karakter, bukan hanya menjadi pengusaha handal yang berintegritas tetapi menjadi pemimpin-pemimpin besar pada saatnya nanti untuk menentukan kota ini dan bangsa ini. (*)








