Ada Taman Diatas Pedestarian, Komisi III Sidak Proyek Suryakencana

Setelah melihat proyek yang dibangun menggunakan dana PEN sebesar Rp31 miliar ini, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin menilai Pemkot Bogor telah melakukan pekerjaan yang mubazir tanpa memperhatikan masalah sosial dan perekonomian. Karena lima kubangan yang dibangun oleh Pemkot berdiri tepat didepan toko-toko milik pedagang Jalan Pedati.

“Komisi III menemukan pembangunan taman yang fungsinya tidak jelas dan cukup mengganggu. Kalau untuk penambahan RTH kami setuju, tapi bukan begini caranya, karena taman buatan ini dibangun permanen diatas pedestrian dan sangat mengganggu pejalan kaki serta pedagang. Ini malah merusak fungsi pedestrian, jadi kami rekomendasikan taman itu segera dibongkar,” tegas Zaenul.

Baca Juga  PAN Siap Membangun Koalisi Besar di Kota Bogor

Tak hanya menyoal adanya taman diatas pedestarian. Pria yang akrab disapa ZM juga mempertanyakan kepada pihak kontraktor dan Dinas PUPR terkait progres pengerjaan proyek penataan Suryakencana ini.

Dari laporan yang diterima oleh ZM. Sejauh ini, proyek yang memiliki tenggat waktu hingga akhir tahun ini baru mencapai 50 persen. Sedangkan dari rencana pembangunan, masih banyak lorong dan bagian yang belum dikerjakan.

Pos terkait