“Saya titip untuk kualitas agar jangan sembarangan. Lurah Sempur saya minta monitor setiap hari, persoalan dengan warga dan toko harus selesai juga jangan sampai menyisakan persoalan dengan warga, utamanya ram atau akses masuk warga,” jelasnya.
Untuk pengawas proyek pembangunan, Bima Arya secara tegas meminta agar dalam pengawasan tidak main-main dan dilaporkan sesuai kondisi apa adanya.
“Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga diingatkan untuk tidak lemah, harus lebih galak lagi untuk mengawasi bersama-sama pengawas,” katanya.
Perwakilan pelaksana CV Putra Tanggeung, Ikhlas mengatakan, penambahan sebanyak 70 tenaga kerja dilakukan termasuk didalamnya tim stamp konkret dan tim pengecoran. Untuk progres pengerjaan hingga hari ini baru mencapai 21 persen.








