Usai bertanding, Densu mengatakan bahwa event 3×3 Basketball yang digelar KADIN dan Pemkot Kota Bogor ini sesuatu yang sangat menarik dan menggembirakan di tengah pandemi. “Kita bisa beraktivitas kembali dengan prosedur yang pastinya dijaga, harus swab test, sudah vaksin, dan lain-lain. Saya senang sekali ada Pak Wali di sini juga yang kemudian bisa menjembatani itu semua,” ungkap artis yang juga mantan pebasket profesional ini.
Di tempat yang sama, Bima Arya mengungkapkan bahwa untuk pertama kali sepanjang sejarah Balaikota Bogor disulap menjadi lapangan basket yang keren. “Pertama kali Balaikota dipasang rigging seperti ini, disulap jadi lapangan basket, sebelumnya belum pernah ada. Pesan kita adalah olahraga jangan berhenti, asal prokes. Jadi, basket ini di Bogor banyak atletnya, banyak peminatnya, kita senang diadakan di sini,” terang Bima.
Terkait kekalahannya atas Denny Sumargo, Bima Arya menyatakan ikhlas dan siap menyanggupi pertarungan kedua dengan konsep satu lawan satu di waktu berikutnya.
“Saya senang ada tamu kehormatan, pebasket sombong yang memenuhi tantangan saya. Saya ikhlas walau kalah, tapi sebenarnya agak mengalah supaya senang tamu. Karena prinsipnya, memuliakan tamu. Tamu itu harus kita muliakan, harus dibuat terhormat,” kata Bima, sambil tersenyum.








