Dirinya berpandangan organisasi di rasa bagusnya apabila pertama bermanfaat bagi internalnya, selanjutnya stakeholder dan bagi masyarakat sekitarnya.
“Mulai dari sekarang itu yang penting. The Power of Now, sekarang kita berbuat, evaluasi masa lalu dan mempersiapkan masa depan, jalankan dan jangan ditunda-tunda. Masa lalu sudah lewat, masa depan belum tentu sampai, jangan terlalu banyak pemikiran, berbuatlah dari sekarang,” katanya.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berharap pengurus yang terbentuk dan disahkan mampu memenuhi harapan semua, khususnya Ketua Pengurus PMI Kota Bogor untuk mengembangkan dan mewujudkan PMI Kota Bogor yang profesional, berintegritas dan bergerak bersama masyarakat.
Hal ini menjadi salah satu dasar penunjukkan individu-individu yang masuk dalam kepengurusan. Sebab menurut, Dedie mereka memiliki kapasitas, jaringan dan kapabilitas.
“Tantangan saat ini yang dihadapi adalah kondisi keuangan pemerintah. Dengan tugas yang cukup berat PMI Kota Bogor harusnya mendapatkan hibah yang cukup besar, tetapi karena refocusing ditambah berbagai faktor lain dengan menurunnya pendapatan dampak pandemi yang berkepanjangan maka harus dipahami,” ujar Dedie saat sambutan.








