Ia lantas menggambarkan betapa berharganya oksigen yang disiapkan untuk seluruh makhluk di dunia.
“Saat pandemi gelombang kedua kemarin, kita baru merasakan betapa mahal dan berharganya oksigen bagi kehidupan kita. Ini baru oksigen. Masih banyak lagi karunia lain yang tak bisa dihitung jumlahnya. Sungguh, tiada mampu kita menghitung besarnya karunia Allah kepada kita”, jelasnya.
Lebih lanjut, Atang juga menyampaikan bahwa selain nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, ada pula ujian yang diberikan oleh-Nya. Saat ini, menurut Atang keberadaan Covid-19 adalah salah satu ujian yang diberikan oleh Allah SWT. “Bagi seorang muslim, masalah dan ujian ataupun cobaan adalah sebuah wasilah (sarana) untuk ingat dan lebih dekat kepada Allah. Tidak ada seorangpun yang tak ada masalah. Dan dengan masalah, Allah mengasihi kita agar tidak lupa diri dan terus ingat akan kebesaran Sang Maha Kuasa”, imbuh Atang.









