Sekda mengatakan, penghasilan marbot hanya berasal dari pembagian keropak Masjid yang dikelola DKM. Menurutnya Marbot Mart kali ini sudah jauh lebih lengkap dan nyaman. Ia pun hanya menitipkan agar Marbot Mart bisa dipelihara seperti halnya Marbot memelihara kebersihan Masjid. Mengingat hadirnya Marbot Mart sebagai lahan mendapatkan penghasilan tambahan.
“Kami titip agar ini berkelanjutan, marbot bisa lebih kreatif untuk menghidupkan marbot mart. Keberlangsungannya dijaga sampai seterusnya untuk ekonomi marbot juga,” imbuhnya.
Ia menuturkan, pihaknya ingin Marbot Mart ini berkelanjutan dan bisa menjangkau lebih banyak Masjid. Tak ayal ia mengharapkan ada tangan-tangan donatur yang sama-sama ingin menyediakan marbot mart mengingat di Kota Bogor ada lebih 800 lebih Masjid dan ini baru 16 Marbot Mart.








