Kepada aparatur wilayah dan LPM setempat diharapkan agar mengajak warga lain untuk bergotong royong membantu warga yang terdampak bencana dan kesulitan dengan potensi serta kemampuan yang dimiliki.
Untuk perangkat daerah terkait seperti BPBD dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor untuk mengantisipasi potensi dan dampak yang ditimbulkan akibat curah hujan yang masih tinggi serta angin yang kencang. Syarifah menyebut, kondisi cuaca saat ini berdasarkan prediksi yang disampaikan BMKG, hingga Februari curah hujan masih tinggi.
“BPBD harus terus mengantisipasi, demikian juga Disperumkim awasi dan antisipasi pohon-pohon yang sudah tua, khawatir akibat angin kencang dahan-dahan yang patah, jatuh dan bisa menimpa warga atau kendaraan. Semoga tidak ada bencana lagi,” harap Syarifah.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas menambahkan, untuk penanganan lanjutan terhadap rumah warga yang terdampak pihaknya telah mengambil beberapa langkah, salah satunya membantu warga dengan menyediakan kontrakan bagi rumah warga yang terdampak dan tidak bisa dihuni sambil menunggu penanganan perbaikan dari perangkat daerah terkait.








