Ia menambahkan, meski omicron gejalanya ringan, namun apabila lansia dan memiliki komorbid dan belum divaksin, ini merupakan golongan yang rentan. “Data-data menunjukan, yang parah, yang meninggal lebih dari 60 persen belum divaksin. Makanya kemudian kita genjot, kita percepat vaksinasi,” ujarnya.
Angka vaksinasi di Kota Bogor, lanjut Bima, termasuk salah satu yang tertinggi akselerasinya. Dosis satu sudah 103 persen, dosis dua 90 persen, booster 90 persen. “Untuk lansia dosis satu 81 persen, dosis dua 72 persen dan 24 persen lansia yang sudah di booster. Remaja sudah 114 persen dosis satu, dosis dua 101 persen, dosis booster sedang berlangsung. Untuk anak 6-11 tahun dosis satu 96 persen, dosis dua 78 persen,” terang Bima.
Sementara itu, Komandan Kodim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf. Roby Bulan mengatakan percepatan vaksinasi di Kota Bogor sangat diapresiasi oleh pimpinan, baik dari angkatan darat maupun pemerintah pusat.








