“Yang jelas koperasi ini tidak bergerak di simpan pinjam, tapi lebih cenderung memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. termasuk masyarakat ekonomi lemah. Bahwa mereka juga menyatakan mereka turut mengatasi kesulitan anak yatim dan kaum dhuafa yang ada di Kota Bogor,” kata Edi.
Namun, menurut Edi, program yang dipaparkan oleh Koperasi Masyarakat Cinta Indonesia, terlalu luas cakupannya. Ia sendiri khawatir program-program tersebut malah tidak terlaksana nantinya. Sehingga, ia menyarankan agar program yang dibuat lebih sedikit agar bisa fokus penyelenggaraannya.








