Lantik 172 Pejabat, Bima Arya Ingatkan Ruang Publik Jangan Sampai ‘Dibajak’

Salah satunya melalui pembentukan paguyuban, kelompok atau komunitas agar bisa mengelola potensi yang ada di wilayahnya dan membangun bersama-sama, sehingga tidak selalu bergantung perangkat daerah terkait maupun anggaran pemkot.

“Kebersihan, keamanan, bahkan pemasukan, penganggaran atau pendanaan bisa dikelola apabila ada kelompok-kelompok yang kuat dan solid. Menjadi tugas kita untuk membangun dan membina itu, tugas wilayah untuk membangun itu, warga semua dilibatkan untuk menjaga ini semua. Pemberdayaan warga adalah kuncinya,” ungkapnya.

Khusus kawasan Suryakencana, Bima Arya menekankan bahwa lokasi ini sebagai potret keberagaman yang akan menjadi simbol di Kota Bogor.

Baca Juga  Bima Arya Paparkan Perubahan Kota Bogor di ASEAN + Youth Summit 2023

Pos terkait