“Ya kami mendorong agar Dishub membuka komunikasi lagi dengan pemerintah pusat untuk memastikan kapan revitalisasi itu akan dijalankan, sekaligus menyiapkan skenario perpindahan sementara terminal Baranangsiang,” tegasnya.
Sedangkan untuk masalah lainnya, Oyok juga meminta agar pembangunan Fly-Over Kebon Pedes bisa segera direalisasikan. Penggunaan dana APBD memang tidak memungkinkan, sehingga ia meminta Dishub Kota Bogor mencari alternatif pembiayaan pembangunan tersebut.
“Kita lihat kondisi Kebon Pedes itu kan sudah mengkhawatirkan, jadi kami mendorong Dishub untuk segera merealisasikannya,” pungkasnya. (*)








