Ramon Damora: Puisi Itu Bahasa Peradaban

“Puisi itu bahasa peradaban. Jurnalis juga berperan sebagai saksi peradaban. Oleh sebab itu, lewat ekspresi seni, terutama seni baca puisi, PWI ingin mengajak seluruh rakyat Indonesia bangkit dari keterpurukan pandemic lewat baca puisi multimedia ini,” jelas Ramon Damora di Kendari, Senin (7/2/2022) siang.

Dari total 107 karya video puisi multimedia yang terpilih dari hampir seluruh provinsi di tanah air, akhirnya ada 27 karya tereliminasi karena tak memenuhi syarat hingga tersisa 80 karya yang diserahkan ke meja juri untuk diseleksi.

Setelah melalui tingkat seleksi yang cukup ketat, terpilihlah 5 video finalis dan 5 video favorit.

Konsep baca puisi multimedia dipilih karena selaras dengan semangat era digital. Peserta, yang terdiri dari perorangan atau kelompok beranggotakan maksimal tiga orang, diberi keleluasaan untuk membacakan puisinya menggunakan medium pendukung artistik-estetik lebih dari satu media seperti musik, tari, seni rupa, sinematografi kreatif, dll, yang direkam dalam video berdurasi maksimal 5 menit.

Baca Juga  PWI Peka Terima Bantuan Dari Donatur Untuk Korban Bencana Alam Sukabumi

Pos terkait