“Jalin komunikasi dan koordinasi secara baik dengan tokoh agama dan masyarakat di wilayah masing-masing, agar semua bisa berkolaborasi dan menjaga ketertiban di Kota Bogor,” tuturnya.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyatakan, kenyamanan dan ketenangan warga Kota Bogor dalam menjalankan ibadah di bulan ramadan menjadi perhatian jajarannya.
“Semua hal yang berpotensi mengganggu pasti akan kami lakukan penindakan bersama dengan Pemkot Bogor dan Kodim Kota Bogor,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dilakukan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat dalam rangka cipta kondisi menyambut bulan suci Ramadan 1443 H.
Diantaranya 10.226 botol miras dan alkohol oplosan (ciu), 1.500 lebih knalpot racing yang melanggar ketentuan hingga prostitusi online yang dilakukan secara simbolis oleh unsur pimpinan Forkopimda Kota Bogor. (*)








