Saul juga menginformasikan, bahwa kegiatan Karya Bakti Lebaran ini sendiri sudah dilakukan gerakan pramuka sejak tahun 80-an. Sehingga pada tahun 2022 ini, Saul berharap ada sesuatu yang baru. Semisal bahwa setiap pos pramuka bisa menjadi sumber informasi bagi masyarakat dan pengurus pramuka itu sendiri.
Di tempat yang sama, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Dedie A. Rachim melaporkan, Kota Bogor menyiapkan 40 personel yang dialokasikan di 3 titik dengan metode 2 shift. Sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor memang tidak diperkenankan untuk terlalu memaksakan kegiatan di malam hari, karena situasi dan kondisi yang ada.
“Kemudian menyikapi gerakan Kwarnas, sebetulnya sudah sejak awal Kwarcab membantu Pemerintah Kota Bogor khususnya dalam menangani pandemi Covid ini. Mulai dari pembentukan tim satgas, pendampingan untuk pelaksanaan vaksinasi dan juga pengamanan,” jelas Dedie yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor ini.
Lanjut Dedie, dalam rangka kegiatan Karya Bakti Lebaran, ia berharap dengan situasi kesiapan anggota Kwarcab Kota Bogor bisa memberikan kontribusi kepada penyelenggaraan kegiatan pengamanan lebaran. Terutama sejak H-7 sampai dengan H+7.








