“Prabu Siliwangi adalah raja yang visioner, berpikir jauh ke depan untuk kepentingan generasi di masa depan, menjaga lingkungan untuk kelestarian alam menjadi salah satu yang paling utama,” tuturnya.
“Membangun Hutan Samida yang menjadi cikal bakal Kebun Raya Bogor yang keberadaannya pada saat ini menjadi paru-paru utama Kota Bogor merupakan hasil pekerjaan dan tetesan keringat para leluhur,” katanya.
Menurutnya, pada zaman dahulu dimana jumlah penduduk hanya 50 ribu para leluhur sudah memikirkan untuk menjaga kelestarian alam. Dengan kondisi saat ini sudah menjadi keharusan bagi semua warga Kota Bogor untuk menjaga dan melestarikan warisan yang ada dengan menjaga, merawat dan jangan merusaknya.
“Jangan mengingkari sejarah yang ada serta mengkhianati amanah para leluhur. Kota Bogor akan tetap hijau dan tetap lestari, Kota Bogor perlu pembangunan untuk menghadapi perubahan, tapi jangan merusak lingkungan. Kita perlu menumbuhkan ekonomi tapi jangan mengorbankan anak cucu kita,” tegas Bima Arya.
Tema HJB 2022, Abhinaya Satya Lestari memiliki arti semangat yang tulus dalam mewujudkan program-program ke depan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut Bima Arya mengajak seluruh warga Kota Bogor untuk terus menjaga seluruh alam agar tetap hidup dan lestari melalui program-program yang ada di Kota Bogor, bekerja dengan hati dalam melayani warga Kota Bogor, mengingatkan warga akan bahaya perubahan iklim dan melakukan pencegahannya dengan semangat gotong royong.
Tidak lupa dirinya mengajak untuk memakai produk yang ramah lingkungan, kurangi penggunaan kantong plastik dan hemat dalam menggunakan listrik di rumah dan yang lainnya.








