“Mudah-mudahan tahun depan kita akan anggarkan berdasarkan hasil kajian secara serius agar nantinya kondisi Tugu Kujang lebih kokoh sehingga aman secara teknis, bagian-bagian yang rusak bisa kita perbaiki. Selain itu juga taman yang ada akan kita tata jadi lebih baik lagi. Saya inginnya lebih tinggi tapi kita lihat hasil kajian nanti,” kata Bima Arya didampingi Kepala Disparbud Kota Bogor, Atep Budiman dan Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih.
Babakti Tugu Kujang atau ngumbah Tugu Kujang menurut Bima Arya, memiliki arti menjaga warisan masa lalu dan mengingatkan makna filosofi dari Kujang. Selain itu, secara fisik dan teknis harus dipastikan Tugu Kujang bangunannya tetap kokoh dan kondisinya layak.
Kepala Disparbud Kota Bogor, Atep Budiman menyampaikan pihaknya sudah menampung usulan ini sejak babakti Tugu Kujang tahun 2018 dan 2019.








