Pengunjung lainnya Hanifah Wijaya (28) mengatakan, setelah dua tahun tidak berkumpul ia sangat rindu dengan suasana festival dan dengan semangat datang ke Surken Fest sejak pukul 14.00 WIB untuk menikmati kuliner dan barongsai. Ia pun tak menyangka warga yang hadir akan seramai dan sepadat ini.
“Saya harap tahun depan kegiatan ini bisa semakin meriah apalagi sejak kepemimpinan pak Bima Arya jalanan dan pedestrian jadi semakin rapi” katanya.
Sementara itu, salah satu pedagang stand kuliner Surken Fest Sari Kumalasari mengatakan, seluruh jualannya laku keras dibeli pengunjung. Ia menjual berbagai makanan tradisional siap saji. Mulai dari peyek, abon sapi, bawang goreng, kentang Mustofa dan susu rasa buah-buahan. Menurutnya, kegiatan festival seperti ini sangat membantu penjualan, promosi dan perekonomian UMKM apalagi selama Pandemi Covid-19 tidak ada acara seperti ini.
“Alhamdulilah saya bawa 100 bungkus peyek, bawang goreng 30 toples, kentang mustofa 30 toples, Abon sapi 50 toples laku semua. Semua saya jual dengan harga terjangkau mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu,”pungkasnya.(yan)








