“Dari hasil kajian berdampak pada kebijakan Pemkot Bogor yang mana seluruh kebijakan dilakukan berdasarkan data, fakta, masukan akademisi dan analisis yang kuat,” ujar Rudy.
Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Teknik Universitas Pakuan, Singgih Irianto mengatakan, pihaknya mendapat kepercayaan dari Pemkot Bogor untuk melakukan kajian pembangunan dan pengembangan wilayah dari aspek sosial ekonomi dan budaya, terutama wilayah di perbatasan kota dan kabupaten Bogor.
“Kajian akan dilakukan selama tiga bulan, tim kajian berasal dari mahasiswa program studi perencanaan wilayah dan kota S1 dan S2 di Unpak,” ujarnya.








