Lebih lanjut, menurut anggota fraksi Gerindra ini, berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, minimalnya harus ada 30 unit SMP Negeri di Kota Bogor. Dengan jumlah eksisting bangunan yang saat ini baru 20, ditambah satu unit sekolah satu atap (Satap) yang tengah dibangun, tentu jumlah sekolah negeri masih jauh dari kata cukup.
“Kalau melihat hasil kajian itu kan idelanya ada 30 SMP negeri di Kota Bogor. Ini menjadi catatan penting dari Komisi IV karena sudah teramanahkan di RPJMD. Kami meminta agar di tahun 2023 ini dibangun lagi sekolah baru sehingga menjadi minimalnya 22 unit,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV Karnain Asyhar juga menambahkan bahwa kebutuhan sekolah negeri tingkat menengah ini mendesak dipenuhi. Dia berpendapat bahwa ada ketimpangan ketersediaan sekolah negeri di wilayah. Hal inilah yang menyebabkan banyaknya permasalahan pada saat penerimaan peserta didik baru.








