Mensyukuri Kemerdekaan, PKS Kota Bogor Gelar Ziarah Kebangsaan

Sehabis ziarah, Atang merasa bersyukur atas kegiatan ziarah kebangsaan yang berlangsung dengan lancar dan banyak mendapatkan kisah keteladanan serta pelajaran dan nasihat-nasihat dari para tokoh yang ditemui.

“Alhamdulillah hari ini Allah ijinkan kami untuk bisa berziarah ke makam para ulama besar Indonesia yang pernah dimiliki Bogor. Mendapatkan kisah serta pelajaran keteladanan dari perjuangan beliau-beliau. Sekaligus dapat bersilaturrahim dan mendapatkan nasihat dari para tokoh ulama keturunannya”, urai Atang.

Di tempat yang sama, Bendahara Umum PKS Kota Bogor Adityawarman Adil menegaskan harapannya untuk bisa menjalankan pesan dan nasihat para ulama. “Kami tadi mendengar semua masukan, nasihat, saran serta harapan para ulama di kota Bogor kepada PKS. Apa yang menjadi kegelisahan ulama, beban-beban umat yang menjadi perhatian ulama, serta apa yang harus PKS perjuangkan di Kota Bogor ini agar semakin berkah dan maju masyarakatnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Menkomdigi Mengaku Senang Kongres PWI Berlangsung Lancar

Sebelumnya, Ketua Majelis Syura PKS, Habib Salim Segaf al-Jufri baru-baru ini juga berziarah ke pemakaman Ma’la, sekitar 10 kilometer pusat kota Mekah. Beberapa ulama Indonesia yang dimakamkan di Jannatul Ma’la antara lain adalah Syaikh Ahmad Khatib Sambasi (wafat 1875), Syaikh Nawawi Bantani (1897), Syaikh Junaid Betawi (akhir abad 19 M), Syaikh Abdul Haq Banten (1903), Syaikh Ahmad Khatib Minangkabau (1916), Syaikh Abdul Hamid Kudus (1916), Syaikh Mahfuzh Tremas (1920), Syaikh Mukhtarudin Bogor (1930), Syaikh Umar Sumbawa (1930-an), dan Syaikh Abdul Qadir Mandailing (1956). Ulama kontemporer yang belum terlalu lama wafat di kota Mekah adalah Syaikh Yasin Padang (1990) dan KH Maimoen Zubair (2019). (*)

Pos terkait