“Untuk Kota Bogor, sampai saat ini kita tidak ada kasus. Nol kasus gigitan. Nol kasus untuk yang rabies. Tapi untuk pencegahannya kita lakukan vaksinasi sebagai pencegahan,” ungkap drh Anizar.
Anizar menerangkan, pihaknya menyiapkan 700 dosis. Makanya ini terbuka untuk umum se-Kota Bogor. Pendaftaran bisa melalui online bisa juga daftar langsung di tempat. Bagi yang belum kebagian dosis vaksin bisa datang ke kantor DKPP di jam kerja. Jadi, ga terbatas di hari ini saja.
“Ini sudah menjadi agenda rutin kita setiap tahun. Sebelum kita lakukan vaksinasi kita lakukan screenning yang meliputi pengukuran suhu tubuh, cacingan atau tidak, kurus atau tidak, umurnya cukup atau tidak. Itu untuk menghindari efek samping dari vaksin. Tapi rata-rata kalau screen-nya lolos biasanya tidak ada efek samping. Selain vaksin rabies kita juga ada kebijakan sterillisasi untuk menekan jumlah populasi anjing. Tapi ini hanya bisa dilakukan di klinik-klinik atau pet shop,” pungkasnya. (*)








