Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) KKP, I Nyoman Radiarta menjelaskan, RIFA Fest 2022 yang bertemakan akselerasi pembangunan kelautan perikanan melalui industrialisasi produk inovasi dan penyuluhan dimaksudkan untuk membangun citra dan identitas Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan stakeholder terkait sebagai upaya akselerasi pembangunan kelautan dan perikanan melalui industrialisasi produk inovasi dan penyuluhan menuju terwujudnya ekonomi biru.
Tujuannya adalah mencari terobosan inovatif untuk kolaborasi riset penyuluhan yang dapat diaplikasikan kepada masyarakat dan setidaknya didapat lima output yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengelolaan kelautan dan perikanan menuju ekonomi biru. Yaitu menyebarluaskan teknologi budidaya ikan air tawar, khususnya teknologi vaksin yang telah dihasilkan, pengembangan wawasan dan motivasi bagi peserta UMKM untuk meningkatkan kualitas produk agar dapat bersaing di pasaran, peningkatan SDM dan informasi mengenai perkembangan usaha para pelaku usaha perikanan, peningkatan akses pemasaran menjadi ajang temu bisnis pelaku usaha dan perikanan serta menjadi succes story hasil riset dan hasil bina penyuluh yang merupakan penyuluh-penyuluh unggulan yang dihasilkan dari balai riset.
Restocking ikan di Sungai Ciliwung menjadi bagian dari rangkaian puncak acara RIFA Fest dilaksanakan pada 2 dan 3 September 2022. Kegiatan yang lain diselenggarakan pada RIFA Fest 2022 antara lain, webinar dan workshop, rilis produk, pameran, bazar produk perikanan yang diikuti 69 UMKM di halaman Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP), Sempur.
Dia menambahkan, dalam mendukung Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mewujudkan implementasi ekonomi biru BRSDMKP berusaha untuk mewujudkan melalui kegiatan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan serta adanya inkubasi fisik yang diciptakan melalui inovasi-inovasi yang telah dimiliki serta mengimplementasikan para program prioritas 2022-2023 ke dalam dua program besar, yaitu program Smart Fisheries Village (SFV) dan transformasi pendidikan menuju satu single institut atau Ocean Institute of Indonesia serta sertifikasi dan pelatihan kelautan dan perikanan. (yan)








