Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Fahrudin menuturkan, aplikasi ini memberikan akses lebih luas terkait bantuan sosial bagi masyarakat di Kota Bogor yang kurang mampu. Untuk memudahkan masyarakat, pendampingan terus dilakukan untuk meminimalisir keluhan.
“Dukungan masyarakat luar biasa. Kita bisa menghindari duplikasi data, kami yakin masyarakat akan semakin lebih mudah. Dengan inovasi ini kami berani menyampaikan bansos tepat sasaran. Di fitur kita sediakan kolom aduan dan untuk verifikasi kami juga turun kelapangan. Aplikasi ini secara tidak langsung bisa menghemat APBD sehingga bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lain,” kata Fahmi sapaannya.
Dukungan juga disampaikan Kepala BKAD Kota Bogor, Denny Mulyadi dan Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi.
Adapun kepala perangkat daerah lain yang hadir diantaranya, Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan BPJS Kesehatan dan perwakilan DPRD Kota Bogor, serta masyarakat pengguna aplikasi SOLID selaku penerima manfaat.
SOLID merupakan aplikasi yang berisi mengenai pelayanan Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor dan informasi Data Center tentang Fase Kemiskinan di Kota Bogor.








