HAQFest, HA IPB Bantu UMKM Sertifikasi Halal

Lebih lanjut Arif mengatakan saat ini IPB telah mendapatkan sertifikat akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dari Departemen Agama, hingga untuk produk kosmetik dan food bisa dilakukan Sertifikasi halalnya.
Kementerian Agama yang diwakiliKepala Pusat Registrasi dan Standardisasi Halal, Siti Aminah mengatakan saat ini pihaknya melakukan program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) untuk usaha kecil.

“Untuk program Sehati kami memiliki target 324 ribu UMKM yang memiliki sertifikasi halal. Dari jumlah itu baru tercapai 90 ribu UMKM ,” kata Siti Aminah.

Dikatakan Siti Aminah, banyak yang harus dipahami terkait proses sertifikasi halal. Pemeriksaan proses produksi dari hulu hingga hilir sangat diperhatikan dalam pemberian sertifikasi halal. Tak hanya itu, keamanan pangan diselenggarakan untuk menjaga pangan tetap aman, higienis, bermutu, serta mencegah cemaran fisik, mikrobiologi dan kimia yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Apalagi Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah pemeluk agama Islam terbesar di dunia yang membutuhkan suatu lembaga untuk melakukan penjaminan adanya produk halal.

Baca Juga  Penguatan Ekonomi Perempuan Kepala Keluarga, SBI Salurkan Dukungan Usaha untuk SARtiKA Berdaya di Klapanunggal

Pada talkshow HaQFest hadir sebagai pembicara dari BPJPH, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS Ir. Putu Rahwidhiyasa, Direktur Penjualan dan Distribusi BSI Ir. Anton Sukarna, Vice President of R&D Paragan Technology & Innovation dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV, dilanjutkan dengan Sharing Seasson tentang Pengalaman Proses Sertifikasi Halal dari Industri dan Pengalaman Self Declare dari UMKM.

Pelaksanaan Training Sertifikasi Halal dan Kompetensi Penyelia Halal serta Pelaksanaan Training Quality dan Food Safety pada tanggal 02 November 2022 yang bertempat di Gedung Alumni IPB.

Pos terkait