Progres Gedung Perpustakaan Kota Bogor Sudah 73 Persen, Bima Arya Optimistis Desember Bisa Dibuka untuk Publik

Selain menyediakan buku bacaan, ada berbagai fasilitas menarik di gedung perpustakaan ini, mulai dari galeri, ruang baca anak, playground, ruang baca ramah disabilitas, museum sejarah Kota Bogor, coffeeshop, rooftop, meeting room hingga auditorium yang bisa dimanfaatkan untuk memutar film, diskusi, peluncuran atau bedah buku dan lain sebagainya.

Perpustakaan ini juga akan dilengkapi teknologi digitalisasi untuk mengikuti perkembangan zaman.

“Saya minta juga ada pojok khusus HAM. Jadi ada buku-buku tentang HAM, di mana nanti bisa melakukan riset tentang HAM di perpustakaan ini.Di sini juga harus dikombinasikan dengan event. Ada film yang bisa diputar di audio visual, untuk menarik warga datang ke perpustakaan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga  SIWO Berperan Besar dalam Menentukan Sukses Tidaknya DBON

Pos terkait