“Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG untuk bisa mendapatkan informasi terkini tentang cuaca sehingga kami akan menyesuaikan metode pembelajaran sehingga itu akan mengurangi risiko bagi dosen maupun mahasiswa yang menjalankan aktivitas belajar mengajar,” ujat Arif.
“Kedua, kami akan melakukan arborikultur. Ini adalah upaya untuk pemeriksaan kesehatan pohon2 yang ada di dalam kampus, untuk mengurangi risiko di era cuaca ekstrim ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, jenazah Adzra Nabila ditemukan sekitar 80 kilometer dari titik dinyatakan hilang akibat terseret banjir lintasan di Jalan Dadali, Tanah Sareal, Kota Bogor yang terjadi pada Selasa (11/10/2022).
Jenazah ditemukan di kawasan Banjir Kanal Barat (BKB), Tambora, Jakarta Barat, Minggu (16/10/2022) pagi. Petugas SAR gabungan lalu membawa jenazah ke RS Tambora sebelum akhirnya dijemput oleh BPBD Kota Bogor bersama keluarga.
Selamat jalan Adzra Nabila…. (*)








