Alasan lain mengapa APEKSI mendukung pembangunan IKN ini, adalah bahwa IKN ini simbol dari kota modern yang ramah lingkungan, berkelanjutan dan kota yang inklusif.
“Kota-kota di Indonesia yakin bahwa pembangunan IKN ini akan memberikan dampak bagi pergerakan kota-kota menuju kota untuk semua, memanusiakan manusia, membangun peradaban. Tidak saja membangun infrastruktur, tapi juga kultur,” terangnya.
Namun, lanjutnya, mimpi tadi bukan tanpa tantangan. APEKSI berharap, proses perencanaan dan pelaksanaannya harus bersifat inklusif dan partisipatif, melibatkan semua.
“APEKSI siap untuk diajak berbicara dan berdiskusi. Saya yakin bahwa semua teman-teman wali kota, kepala daerah juga antusias untuk ikut ada di sini bersama teman-teman arsitek, teman-teman pemerhati lingkungan, komunitas dan yang juga penting anak-anak muda,” ujar Bima.








