“Menjadi wali kota, kepala dinas, camat dan lurah harus ikhlas karena jika tidak akan selesai. Saya bersyukur didampingi seorang perempuan yang bernama Yane Ardian yang selalu mengingatkan saya apabila ada yang salah, kami memiliki cara untuk saling mendukung dan saling mendorong,” jelas Bima Arya.
Di hadapan semua yang hadir, Bima Arya juga mengungkapkan rasa bangga kepada istri tercinta yang diluar ekspektasi mampu memimpin dan membangun TP PKK Kota Bogor dengan baik bersama timnya, mengingat track record Yane Ardian seorang foto model.
Dengan perannya sebagai Ketua TP PKK, Bima Arya mengaku sering berdiskusi panjang dalam penunjukkan pimpinan di wilayah, karena menyangkut pendamping dan keluarga. Camat atau lurah menjadi awal karier dari jenjang kepemimpinan seorang ASN ke depan.








