“Saat ini belum ada masyarakat yang tidur di dalam rumah, pertama karena memang rumahnya sudah tidak bisa ditinggali, ada yang rentan roboh, ada juga yang masih trauma,” katanya.
Guncangan gempa bumi di Cianjur, kata Rizal masih beberapa kali teras, bahkan pada Minggu (4/12/2022) dini hari, guncangan gempa bumi kembali terasa.
Meski demikian lanjut dia, pemerintah, aparatur wilayah dibantu para relawan dan donatur serta dermawan terus berupaya melakukan trauma healing dan juga melakukan distribusi secara merata serta kebutuhan makanan.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas kedatangan Wali Kota Bogor ke lokasi yang membuat warga tersenyum dan terus bersemangat.
Setelah mengunjungi Kampung Salaawi Bima Arya didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Bogor, Fahrudin, Kasat Pol PP Agustian Syah melanjutkan perjalanan misi kemanusiaan ke Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur kembali melanjutkan perjalanan ke ke Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Di sana Bima Arya mengunjungi tenda pengungsian yang ditempati oleh anak dan orangtua dan mendengarkan cerita saat peristiwa bencana alam terjadi.
Bima Arya pun menawarkan kepada para pengungsi yang anaknya memerlukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh di rumah sakit untuk diperiksa di Kota Bogor.








