Untuk itu, ia menyarankan agar menghindari kedua hal tersebut dan untuk mengatasinya bisa menggunakan pelembab kulit secara rutin. Apabila kulit kering dan gatal terlalu berat, maka harus memerlukan pengobatan.
Acara Ngariung Sehat Bersama Aa’ Dokter Raendi mendapat respon positif dari ibu-ibu. Mereka sangat antusias mendengarkan pemaparan dari Aa Dokter Raendi.
“Saya bilang penyakit kelamin itu menjadi daya tarik tersendiri untuk kita sharing, kerena di situ biasanya orang-orang suka malu bertanya. Tadi kita membahas tentang keputihan dan apakah boleh pentilaner setiap hari,” ungkapnya.
Aa Raendi mengatakan, bahwa pentilaner atau pembalut itu hanya boleh digunakan apabila terjadi keputihan. Karena, menurutnya, pentilaner sendiri malah bisa menyebabkan terjadinya keputihan.
Ia juga menyarankan untuk tidak terlalu sering menggunakan sabun pencuci vagina. “Jadi dijaganya biasa saja dengan menggunakan air dan sabun mandi, cukup, tidak perlu obat khusus atau sabun khusus,” pungkasnya. (*)








