“Kita buka pintu selebar-lebarnya kepada provinsi yang berminat menjadi tuan rumah. Tentu ada proses dan mekanisme untuk kita tetapkan siapa nantinya yang paling layak. Memang sudah ada beberapa provinsi yang menawarkan diri. Bahkan pada hari ini Aceh melalui PWI-nya sudah menyerahkan surat pendaftaran sebagai calon tuan rumah Porwanas 2025. Kita apresiasi ini,” ujar Ketua Umum PWI Pusat.
Dalam pandangan Atal S. Depari, wilayah barat Indonesia—termasuk Aceh—patut didorong untuk menjadi tuan rumah Porwanas setelah sebelumnya perhelatan tiga tahunan itu menjadi ‘tugas’-nya provinsi di wilayah timur.
Khusus Aceh, lanjut Atal, pelaksanaan Porwanas 2025 diyakini akan sukses karena ketersediaan arena olahraga pasca-PON bersama Aceh-Sumut 2024.
“Tetapi jangan lupa, kita perlu dukungan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran dan penyediaan fasilitas lainnya untuk suksesnya kegiatan itu. Karenanya, salah satu persyaratan menjadi tuan rumah adalah dukungan pemerintah, termasuk pemerintah daerah,” tandas Ketua Umum PWI Pusat.








