Rameni berharap, seluruh usulan yang telah masuk dalam rekapitulasi perencanaan pembangunan tahun 2024 dapat disetujui. Bahkan dia juga meminta, jika ada usulan yang belum masuk silakan untuk segera dimasukan. “Kalau usulan yang belum masuk, silakan dimasukan. Prioritaskan usulan tahun lalu yang belum terealisasi. Setelah itu baru usulan Pra Musrenbang yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan,” ujarnya.
Berbagai usulan pembangunan muncul saat itu. Diantaranya terkait dengan pembangunan jalan, ruang kelas baru, unit SMA-SMP baru, pemberian makanan tambahan untuk percepatan penurunan stunting, kejar paket B dan C bagi kelompok perempuan untuk meningkatkan lama sekolah, serta pengembangan UMKM dan kepemudaan.
“Kami berharap Kecamatan Kemang mendapat prioritas dalam pembangunan karena merupakan daerah persimpangan antara Kota Bogor dengan Tangerang Selatan. Mobilitas penduduk sangat tinggi di Kecamatan Kemang. Oleh karena itu membutuhkan infrastruktur yang baik dan program pemberdayaan masyarakat agar bisa menghadapi perubahan sosial yang berjalan begitu cepat,” ujar Rameni.








