“Pariwisata Sumatera Utara dan Peranan Pers” antara promosi dan kritik

Pariwisata

“Pariwisata Sumatera Utara dan Peranan Pers” ditulis berupa bunga rampai, sehingga terpisah-pisah tanpa segmentasi bab, namun tetap merupakan satu kesatuan tentang inti wisata dan pers di Sumatera Utara.

Tulisan-tulisan yang eye-catching, membuat pembaca akan dapat langsung membuka halaman yang diinginkan, menikmati tulisan itu, tanpa harus membaca artikel sebelum atau sesudahnya.

Konten buku ini mencakup berbagai hal tentang karakter alam dan manusia di Sumater Utara, berbicara tentang sejarah, wisata, alam, flona, budaya, seni pertunjukan, taman seni, infrastruktur, mau pun kehidupan lain secara sosio-kultural.

Tentu saja dengan segala inter-relasinya dengan peran pers. Jadi ada saja pada bagian tertentu tulisan yang mengkritik atau menyindir,
Itu semua diharapkan sebagai ungkapan rasa memiliki, agar pariwisata di Sumatera Utara semakin maju dan tambah banyak turis lokal dan mancanegara yang datang.

Baca Juga  Jumpai Bayi Stunting, Jenal Mutaqin Pastikan Pemkot Ikut Membantu

“Pariwisata sedang digalakkan di Indonesia. Ada sepuluh daerah tujuan wisata di Indonesia yang dinyatakan Presiden Joko Widodo sebagai tujuan wisata Super Prioritas. Dari 10 tujuan wisata Super Prioritas itu, dipertajam lagi menjadi lima destinasi ungggulan dan Danau Toba salah satunya,” tulis Idris, wartawan senior Sumatera Utara.

Pos terkait