Proses yang dilakukan saat ini, sambung Dedie, adalah mensinkronkan perencanaan detail dari jalan akses menuju lahan kantor pemerintahan baru.
Selain itu, banyak hal yang perlu dikoordinasikan lebih lanjut, terutama dengan pihak PT. Jasa Marga. Dimana ada beberapa titik saluran air yang mengalir di sekitar area jalan tol yang perlu di treatment.
“Supaya tidak menimbulkan misalnya genangan air, kemudian juga nantinya mungkin terjadi banjir dan lain sebagainya. Nanti kita akan segera agendakan pertemuan,” jelasnya.








