Selama satu pekan ini lanjut Bima Arya, ada ratusan petugas dari berbagai unsur yang mulai bertugas selama 24 jam secara bergantian untuk melihat, memperhatikan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan di lapangan.
“Karena mengingat besok pagi adalah hari pertama masuk kerja dan sekolah maka akan ada penyesuaian selama satu minggu sekolah-sekolah akan masuk di jam 8 pagi selama satu minggu. Kita harap warga bisa menyesuaikan semua, untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana,” katanya.
Bima Arya melanjutkan selama penutupan Jalan Otista dan diberlakukannya rekayasa lalu lintas, Pemkot Bogor bersama Forkopimda terbuka lebar untuk menerima evaluasi, masukan dan saran dari warga apabila di lapangan perlu ada perbaikan perbaikan atau penyesuaian skenario.
Penutupan Jalan Otista ini tidak hanya berlaku bagi pengguna kendaraan, tapi juga bagi masyarakat yang berolahraga di seputaran SSA tidak lagi bisa melintasi pedestrian di Jembatan Otista selama penutupan akses jalan hingga jembatan Otista selesai dibangun pada Desember 2023 mendatang.








