“Olahraga sejatinya bukan hanya untuk prestasi tetapi juga pembangunan karakter. Dengan karakter yang terbangun melalui olahraga akan terbangun pula semangat sportifitas, mampu mengapresiasi, lebih gentle dan menghargai lawan serta siap menang siap kalah dalam berkompetisi. Skill yang mumpuni tidak ada artinya jika langganan kartu kuning atau kartu merah selalu menimbulkan persoalan di lapangan,” kata Bima Arya.
Ketua panitia turnamen sepakbola pelajar, Dodi Irwan Suparno berharap turnamen yang dilaksanakan menjadi event sepakbola tertinggi di Kota Bogor. Para pemain yang ambil bagian diharapkan menjadi pemain-pemain sepakbola dalam event Popda atau Porda di kemudian waktu.








