Sebagaimana diketahui, Pilwalkot Bogor bukanlah kontestasi politik yang baru bagi Sugeng. Pada perhelatan 2018, Sugeng maju sebagai calon wakil wali kota mendampingi Dadang Iskandar Danubrata. Dalam pentas politik perdananya, pasangan calon wali kota usungan PDIP dan PKB ini meraih 12,13 % suara. Tentu saja torehan suara tersebut gagal membuatnya melenggang ke Balai Kota. Usai pilkada, Sugeng tetap melanjutkan kiprah politiknya. Pada masa Pemilu 2019 Sugeng memutuskan bergabung PSI dan langsung diberi mandat untuk menahkodai kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Kota Bogor.
“Saya memang tidak pernah meninggalkan dunia politik. Di jalur politik lah saya dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tuturnya.








