Saat ini lanjut Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga terus melakukan upaya pengurangan sampah dari hulu.
Saat ini dari total 800 ton sampah yang setiap hari diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor berkurang menjadi 600 ton.
Karena lanjutnya, lahan seluas 38 hektar milik Kota Bogor di TPAS Galuga tidak akan sanggup terus menampung sampah hingga menggunung.
“Karena itu upaya yang dilakukan Pemkot juga perlu dibantu oleh seluruh pihak. Termasuk dari upaya KTT Organik ini yang terus melakukan upaya pelestarian alam dan juga mengajak seluruh komunitas kelompok dan anak-anak muda,” ujarnya.
Selain itu, permasalahan sampah tidak hanya berdampak pada gunungan sampah, tapi juga terhadap kelestarian lingkungan termasuk berkurangnya sumber air bersih.








