Ada berbagai makanan yang tersedia, diantaranya masakan padang Tambo Ciek, Waroeng aneka jajanan katineung yang menjual tom yam, Sosis bakar, roti bakar, dumpling, Kopi pejuang, Es teh dawoon, Mie ayam, nasi bakar, #kangenmedan yang menjual makanan halal khas medan, Sate kerang, nasi gurih medan, sate jengkol, lontong medan, Lupis cenil, Aneka UMKM makanan sehat rendah kalori, Frozen food, Dimsum, laksa betawi dan sebagainya.
Di sana Bima Arya juga sempat berbincang-bincang dengan para penjual, diantaranya penjual yang baru memulai usaha kuliner hingga penjual yang kembali bangkit berjualan pasca pandemi Covid-19.
Ketua RW 18, Ariyadi Wicaksono mengatakan bahwa warung binaan para pengurus ini dibuat melalui dana Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) yang hasilnya juga dikembalikan untuk IPL.
“Sehingga dana IPL ini tidak naik setiap tahun. Makanya kita investasikan di sini. Konsepnya ini seperti foodcourt. Warga RW boleh berjualan disini,” ujarnya.








